25+ Jenis Burung Kakak Tua di Dunia Yang Bisa Bicara (LENGKAP)

Home » Makhluk Hidup » Burung » 25+ Jenis Burung Kakak Tua di Dunia Yang Bisa Bicara (LENGKAP)

Restuemak.comBurung kakatua memang sudah terkenal dengan warna bulu indah dan juga suara yang melengking. Fisiknya yang lucu dan juga menggemaskan menjadikan burung yang berasal dari suku Cacatudae ini sebagai peliharaan yang cocok untuk semua anggota keluarga. Selain itu ia juga dikenal dapat menirukan suara manusia.

Lantas seperti apa penampakan dari burung kakaktua ini? Berikut ini adalah rangkungan daftar beragam jenis burung kakatua dari seluruh dunia, namun sebelum itu akan kami jelaskan sejarah dan ciri khas dari burung hantu ini.

Sejarah atau Asal Usul Burung Kakak Tua

Jenis Burung Kakaktua

Burung kakatua ini adalah salah satu jenis 21 spesies atau jenis yang berasal dari family Cacatuidae, dan juga merupakan jenis dari ordo Psittaciformes atau burung paruh bengkok.

Burung ini sebagai simbol damai dan juga keromantisan ini memang biasa dikaitkan dengan hal percintaan. Hewan ini berasal dari dataran Australia dan juga Seladia baru, hingga Papua Nugini.

Untuk di Negara Indonesia ini sendiri, Anda bisa menemukan burung kakak tua di dataran Maluku. Tidak hanya satu tetapi terdapat banyak jenis burung kakak tua yang dapat Anda temukan disana.

Untuk ukuran dari burung ini sendiri tidak berubah sejak pertama kali ditemukan pada abad ke 17. Pada awalnya burung ini menjadi peliharaan bangsawan sebab mempunyai tubuh yang besar dan bulu yang indah.

Selain itu, dengan memelihara burung kakak tua ini juga dapat menentukan jumlah kekayaan yang dimilikinya, dan juga yang tinggi di kelasnya yaitu burung kakak tua hitam yang pada saat itu dijual dengan harga fantastis karena jumlahnya yang sedikit dan untuk perkembang biakan yang lama.

Kakak tua hitam ini juga sudah terkenal dengan bentuk tubuhnya yang lebih besar dan jambulnya.

Sehingga dapat melambangkan bentuk kebesaran dari pemiliknya. Beberapa puluh tahun silam, burung ini menjadi peliharaan warga biasa karena mempunyai kelebihan pada bagian suaranya yang unik dan jenis serta warna yang beragam.

Baca juga: Jenis Burung Merpati Terbaik Tahun 2021

Ciri Ciri Burung Kakak Tua

Jenis Burung Kakaktua

Selain mempunyai suara yang nyaring dan bulu indah, burung kakak tua ini juga terkenal dengan paruh bengkoknya yang khas. Mempunyai sayap yang kuat dan juga tubuh yang gemuk. Untuk bentuk paruhnya yang bengkok, besar dan juga membentuk runcing di bagian ujungnya.

Keunikan burung ini yaitu memiliki bentuk kaki menyilang pada susunan jarinya. Dengan jumlah jari yang dapat mencapai 4 dengan 2 jarinya yang menghadap ke belakang.

Sedangkan pada jari yang lainnya menghadap ke depan. Berfungsi untuk memanjat dan hinggap di pohon dan juga untuk mencengkram makanannya yaitu fungsi dari bentuk kakinya tersebut.

Burung kakak tua ini memiliki karakteristik yang khas dengan bentuk berparuh bengkok lainnya, selain dengan ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas. Yakni terletak pada jambul di bagian atas kepalanya.

Memiliki berbagai macam bentuk dan juga warna sesuai dengan jenisnya. Jambulnya itu juga dapat diatur sampai tegak sesuai dengan emosi atau suasana hatinya. Seperti jambulnya akan tegak jika burung sedang mengalami stress atau marah.

Sedangkan untuk jambulnya tidak akan naik jika dalam keadaan tenang. Jambul ini juga biasa dijadikan sebagai media komunikasi dengan sesame burung kakak tua lainnya.

Berbeda dengan jenis burung lainnya, burung satu ini mempunyai warna bulu yang terdiri dari beberapa warna. Cenderung didominasi oleh satu warna saja sehingga orang-orang akan dengan mudah mengenalinya.

Mempunyai semacam serbuk bedak pada bulunya yang berfungsi untuk dapat melindungi dari air yaitu salah satu keistimewaannya.

Habitat hewan ini berada di daerah Indonesia Timur misalnya Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi dan juga Maluku.

Biasanya burung ini dapat hidup di kawasan hutan yang memiliki ketinggian 400 hingga 1.200 meter di atas permukaan air laut.

Jenis Burung Kakak Tua

Jenis Burung Kakaktua

Total ada 21 spesies atau jenis dari burung kakaktua yang eksis di dunia. Mereka tersebar, ada yang tinggal di Indonesia, Australia dan juga pulau di sekitar Oseania. Masing-masing dari spesies ini mempunyai ciri khas tersendiri.

Secara umum, burung kakaktua ini dibagi menjadi kakaktua gelap atau Calyporthynchus, kakatua putih dan masih banyak spesies lainnya. Nah, berikut ini akan admin jelaskan 13 jenis burung kakatua yang cantik terpopuler dan penjelasannya.

1. Kakatua putih (Cacatua alba)

Ini dia salah satu spesies atau jenis dari kakaktua terbesar dan paling cantik, dengan jambul dan bulunya putih, sedangkan pada bagian dalam dari sayapnya berwarna kuning menyala. Kakinya abu-abu dan juga paruhnya hitam. Ia disebut juga dengan Umbrella Cockatoo.

Maka kakaktua putih jantan ini berwarna hitam. Berbeda dengan kakak tua muda atau betina, yang dimana terdapat warna cokelat pada matanya. Untuk ukuran bisa mencapai 45 cm. Untuk ini, Anda tentunya memerlukan kandang atau penangkarang burung yang leluasa.

Habitat asli, Asal Usul Burung Kakatua Putih

Burung ini adalah salah satu penghuni di Indonesia, khususnya berada di kawasan hutan. Ia jarang menampakkan diri dari tempat terbuka. Ia juga hidup dalam kelompok kecil, sekitar 2 sampai 10 anggota.

Kakatua putih sebagai burung peliharaan

Burung yang telah dihargai cukup mahal ini dapat menjadi hewan peliharaan mengagumkan. Ia jinak dan penyanyang, namun cuku berisik sebab suka memekik. Sehingga untuk kakatua ini sulit dipertahankan di dalam ruangan.

Mayoritas burung ini berakhir di suaka atau tempat penampungan burung. Para pembeli akan memboyong atau membeli dalam bentuk bayi yang masih pendiam. Ia juga tumbuh cepat.

Begitu usianya sudah menginjak 3 tahunan, barulah burung ini akan menunjukkan sifat aslinya yang tegas dan juga keras. Lengkingan atau suara mereka sangat keras, dapat menghancurkan furniture karena dikira mainan, dan juga sedikit agresif.

Burung ini juga bukan tipikan burung yang betah bertengger sepanjang hari. Ia sangat hiperaktif. Apalagi jika burung ini sedang ingin diperhatikan, maka ia akan melakukan apa pun untuk memperoleh perhatian Anda, termasuk juga dengan tingkah yang mengganggu sekaligus sangat lucu.

Baca juga: Jenis Burung Cendrawasih Terbaik Tahun 2021

2. Kakatua solomon (Cacatua ducorpsii)

Jika ingin memelihara kakatua yang lebih imut, Anda dapat memilih jenis Cacatua ducorpsii. Ukuran dari burung ini sekitar 30 cm. jambul putihnya yang relative lebih kecil, untuk bulunya sama seperti kakatua putih, warnanya juga putih. Naun terdapat sentuhan pink atau merah muda pada area paruhnya. Burung ini disebut juga dengan Ducorps corella.

Habitat Asli Kakatua Solomon

Sesuai dengan namanya, spesies dari kakatua ini tinggal di Pulau Solomon yang berdekatan langsung dengan Australia. Spesies atau jenis ini sendiri masih berkaitan erat dengan Goffins Corella.

Untuk dapat menbedakan antara kakatua jantan dan betina, yang jantan mempunyai selaput pelangi berwarna hitam, sedangkan pada burung betina, yang irisnya berwarna cokelat.

Kakatua solomon sebagai hewan peliharaan

Tentu saja jenis kakatua yang satu ini bisa Andap pelihara di rumah. Namun ia juga sangat nyaman menghuni tempat penangkaran burung. Kakatua jenis ini penurut dan tidak begitu bising. Namun ketika merasa senang, burung ini akan dapat menciptakan suara berisik.

Jika Anda memelihara kakatua ini dari kecil, kemungkinan besar ia akan merasa begitu sayang. Ia juga dapat meniru suara atau kata-kata. Akan tetapi kemampuannya tidak sebagus burung beo.

3. Cacatua galerita/ Kakatua koki/ jambul kuning (Sulphur-Crested Cockatoo)

Si jambuk kuning ini juga telah termasuk jenis kakatua besar, dimana untuk ukurannya 50 cm. ada beberapa spesies yang mirip dengan mereka, namun ukurannya lebih kecil.

Kakatua ini mempunyai jambul kuning yang lancip, bulu putih dan  juga warna kuning di dalam sayapnya. Adapun pada paruh dan kakinya sama-sama hitam. Kakatua jantan mempunyai mata hitam, sedangkan pada betina bermata cokelat.

Perawatan ketika kakatua ini masih kecil relative mudah. Namun kesulitannya meningkat ketika burung ini sudah lebih tua. Tidak heran jika nilainya begitu tinggi.

Habitat asli kakatua jambul kuning

Pemilik jambul kuning sulfur ini tingga di wilayah New-Guinea dan juga Australian timur dan utara. Ia menghuni kawasan hutan dan urban.

Burung ini mempunyai empat sub spesies atau jenis yang mempunyai ciri atau karakter berbeda. Sehingga tidak direkomendasikan untuk menerapkan kawin silang di antara mereka ini.

Kakatua jambul kuning sebagai hewan peliharaan

Memelihara kakaktua ini tidak begitu mudah karena ukuran dan kecerdasannya. Ia juga memerlukan kandang yang besar. Suara-suara yang telah dihasilkan juga sangat mengusik ketenangan.

Oleh sebab itu, ia kurang cocok tinggal di perumahan yang menginginkan situasi yang tentram. Jenis ini pada umumnya tinggal di kebun binatang atau taman burung.

4. Goffins cockatoo/ Goffini cockatoo/ kakatua tanimbar (Cacatua goffini)

Kakatua jenis ini juga tergolong spesies yang kecil, seukuran 30 cm. Bulunya puith, ditambah dengan sentuhan oranye dan pink. Pada bagian dalam sayapnya tampak kuning. Lalu pada matanya mempunyai lingkaran biru muda.

Kakatua ini sudah populer sebagai hewan peliharaan di rumah. Namun untuk membeli, mempunyai atau memindahkan hewan ini, Anda harus mempunyai surat izin CITES atau the Convention on Internasional Trade in Endangered Spesies of Wild Fauna anda Flora.

Habitat asli kakatua Tanimbar

Burung jenis ini berasal dari Pulau Tanimbal, Maluku Tenggara Indonesia. Ia sangat suka tinggal di sekitar hutan tropis nusantara.

Kakatua tanimbar sebagai hewan peliharaan

Anda mungkin saja ingin memeliharanya secara pribadi. Namun terkadang untuk perawatannya memang merepotkan. Karena burung ini dapat begitu setia pada satu manusia yang merawatnya, namun sangat agresif terhadap manusia lainnya. Apalagi ketika ia tidak jinak dan juga bersosialisasi dari kecil, maka ketika mulai tumbuh besar pun akan serba sulit.

Untuk ukurannya boleh kecil, namun pekikan dari burung ini bisa mengganggu pendenganran. Bahkan ketika ia bisa mengusik kenyamanan tidur Anda di waktu malam. Namun tentu saja masing-masing burung mempunyai karakter tersendiri.

Jika kakatua ini sudah hidup lama bersama Anda, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi peliharaan yang menakjubkan.

Kakatua ini hiperaktif ketika menjerit, menari, berbicara atau menggigit sesuatu. Ia juga relative untuk meniru pembicaraan atau suara.

5. Major Mitchell’s Cockatoo/ Pink cockatoo (Cacatua leadbeateri)

Bagi penggemar pink tentunya langsung kepincur dengan penampilan burung ini. Untuk tubuhnya memang berwarna pink lembut, sedangkan pada bulu sayapnya tampak putih.

Pada jambulnya sendiri bisa berwarna kuning dan oranye  jika sedang tegak. Ada pun untuk kaki dan paruhnya yang berwarna putih tulang.

Namun burung yang berukuran sekitar 40 cm ini tidak mudah untuk ditaklukan. Ia juga dipatok dengan harga yang begitu tinggi.

Habitat asli kakatua pink

Habitat asli burung kakatua jenis ini di kawasan hutan Australia selatan dan barat.

Kakatua pink sebagai hewan peliharaan

Sebetulnya kakatua ini jarang untuk dipelihara di perumahan. Apalagi jika mereka tidak dijinakkan dan belajar sosialisasi sejak kecil. Maka ketika tumbuh menjadi besar, ia akan sulit untuk jinak dan berbaur dengan manusia. Ia juga membutuhkan ruangan yang besar. Sehingga untuk kakatua pink ini lebih umum dijadikan penghuni dari kebun binatang atau taman burung.

6. Moluccan Cockatoo/ Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis)

Kakatua Maluku adalah salah satu jenis burung kakatua yang ada di Indonesia.

Spesies atau jenis ini sudah terkenal sebagai kakatua yang sangat besar dan penampilan yang menakjubkan. Bulunya yang berwarna putih dan diperindah dengan nuanasa pink yang berkilau.

Bulu yang ada di dalam sayapnya ini berwarna kuning. Sedangkan untuk jambulnya memancarkan oranye cerah, apalagi ketika berdiri tegak. Untuk paruh dan kakinya ini sendiri berwarna hitam.

Untuk ukuran dari jenis kakatua ini sekitar 50 cm. Meskipun besar, namun ia relatif mudah dijinakkan, hanya saja untuk banderol harga yang sangat mahal.

Habitat asli kakatua Maluku

Dari namanya tentunya kita bisa tebak jika kakatua nini berasal dari Maluku-Indonesia, tepatnya di Kepulauan Seram. Ia hidup di hutan tropis atau subtropics dalam kelompok kecil. Sayangnya untuk populasi dari burung ini terus tergerus, karena habitatnya juga terus berkurang.

Kakatua Maluku sebagai hewan peliharaan

Kakatua ini mempunyai reputasi sebagai burung jumbo yang cerdas dan juga indah. Ia pun bias menjadi bird shows alias burung pertunjukan. Lebih lagi burung ini selalu senang untuk mempelajari hal-hal baru dan unjuk gigi di depan pemiliknya. Ia memang penyayang dan juga mudah jinak.

Namun Anda juga harus siap dengan sikap self-multilation sang burung. Belum lagi dengan jeritan atau suara yang keras dan juga sesekali menunjukkan sikap agresif terhadap manusia.

Oleh karena itu, memelihara burung kakatua Maluku ini akan menjadi misi sulit. Memerlukan kandang besar, pelatihan spesial dan juga curahan kasih sayang agar sang burung selalu gembira.

7. Little Corella/ kakatua rawa (Cacatua sanguinea)

Dengan ukuran medium sekitar 36 cm, burung ini masuk kategori kakatua kecil. Ia mirip seperti kakatua tanimbar. Bulunya putih, bulu di bawah sayapnya kuning, dan bulu di sekitar paruhnya berwarna pink-oranye. Untuk jambulnya sendiri tidak begitu besar. Namun bercak biru di area matanya tampak lebih besar dibanding spesies lain.

Habitat asli kakatua rawa

Di alam liarnya, mereka merupakan salah-satu spesies umum. Kakatua ini hidup di Australia. Mereka tersebar di area terbuka, entah itu pertanian atau perkotaan. Namun populasinya tidak begitu disukai oleh para petani, sebab kawanan burung ini kerap merusak gandum atau hasil panen lain. Baca : Fakta Burung Kakatua

Kakatua rawa sebagai hewan peliharaan

Di Australia sendiri, tidak aneh kalau ada yang memelihara kaaktua rawa. Lebih lagi mereka mudah beradaptasi dengan kehidupan manusia. Mereka juga cenderung mudah dijinakkan, meski pun tidak hidup bersama manusia sejak kecil.

8. Lesser Sulphur-Crested Cockatoo (Cacatua sulphurea)

Burung ini seperti versi mungil dari burung kakatua jambul kuning. Ukurannya sekitar 34 cm. Namun keduanya merupakan spesies yang berbeda. Bahkan nama ilmiahnya juga berlainan.

Habitat asli Lesser Sulphur-Crested Cockatoo

Burung imut ini berasal dari Sulawesi, Sumba, dan kepulauan lain di Indonesia. Mereka hadir dengan enam subspesies. Semua subspesies itu bisa melakukan kawin silang, namun hasilnya cukup menyulitkan pihak penampungan atau kebun binatang. Mereka jadi tidak benar-benar mampu menentukan campuran genetiknya.

Burung Lesser Sulphur-Crested Cockatoo sebagai hewan peliharaan

Kakatua ini sudah populer sebagai hewan peliharaan. Mereka bisa mempelajari trik baru, penyayang, dan cerdas. Kakatua ini bisa meniru obrolan meski pun tidak selancar burung beo. Hanya saja mereka juga haus kasih sayang dan sering memproduksi suara bising. Kadang mereka menggigit apa pun yang dijumpainya.

9. Long-Billed Corella (Cacatua tenuirostris)

Kakatua ini mudah dikenali karena paruhnya yang unik, panjang, dan lancip. Bulunya putih, sementara bagian paruh, tenggorokan, dan matanya memiliki nuansa pink.

Jambulnya begitu kecil dan berwarna putih. Anda akan kesulitan menentukan mana kakatua jantan dan betina, sehingga memerlukan tes DNA untuk meyakinkannya.

Habitat asli

Kakatua paruh jatam ini berasal dari Australia, tepatnya berada di kawasan pantai utara. Ia juga berkeliaran di alam terbuka atau padang rumput. Keberadaan mereka ini juga familier di lingkungan urban.

Long-billed corella sebagai hewan perliharaan

Spesies atau jenis kakatua ini memang sudah biasa dijadikan sebagai hewan peliharaan masyarakat Australia. Berbeda lagi dengan di Eropa, yang mana jarang orang memeliharanya. Bagaimana pun, eksistensi dari kakatua ini sudah biasa di Australia.

Ia juga dikenal sebagai hewan penyayang dan senang bermain. Ia juga termasuk tipikal hewan peliharaan yang asyik. Apalagi didalam kemampuan meniru suara atau kata-kata burung ini dinilai selabh baik ketimbang jenis kakatua lain. Namun ia sama seperti kakatua lainnya, yang senang mengunyah dan bikin kegaduhan.

Baca Juga: Jenis Burung Kenari Terbaik Tahun 2021

10. Red-Tailed Black Cockatoo/ Kakatua hitam ekor merah (Calyptorhynchus banksii)

Spesies atau jenis ini juga datang dari Negara Australia. Burung jantan ini dapat dilihat dari warnanya yang hitam ditambah dnegan bercak merah menyala pada bagian ekornya. Sedangkan untuk yang betina mempunyai bercak kuning-oranye, yang dihiasi motif garis di bagian dadanya.

Ukuran dari kakatua ini sangat besar, dapat mencapai 60 cm. Akan tetapi ia terbilang mudah jinak. Kakatua ini mempunyai berbagai subspecies. Sayang sekali, untuk kuantitasnya yang selalu merosok turun.

Habitat asli kakatua hitam ekor merah

Kakatua ini hidup di Australia, tepatnya berada di daerah yang lebih kering. Ia juga lebih sering ditemukan di hutan eucalyptus.

Untuk dapat melihat kawanan besarnya, Anda bisa pergi ke daerah Australia Utara. Sedangkan pada bagian benua lainnya hanya terdapat kelompok kecilnya saja. Karena pengaruh cuaca dan juga curah hujan, burung-burung ini bisa bermigrasi.

Kakatua hitam ekor merah sebagai hewan peliharaan

Burung ini tidak bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan, karena harganya yang melambung, apalagi di luar Australia. Sebenarnya burung ini sangat mudah jinak. Namun orang-orang lebih memilih kakatua putih untuk dijadikan teman di rumah.

11. Glossy Black Cockatoo (Calyptorhynchus lathami)

Kakatua ini mempunyai kedekatan khusus dengan kakatua hitam ekor merah. Namun untuk ukurannya lebih kecil sekitar 50 cm.

Kakatua jantan mempunyai tubuh hitam, kepala cokelat dan juga bercak merah pada ekornya. Sedangkan untuk kakatua betina mempunyai motif garis leher dan ekornya. Warna tubuhnya juga tampak cokelat pudar, dihiasi dengan bintik-bintik kuning.

Habitat asli  Glossy black cockatoo

Burung ini juga hidup di kawasan pantai utara Australia. Satu dari jenisnya mendiami Pulau Kangguru. Burung-burung ini lebih suka hidup di hutan terbuka. Untuk populasinya juga masih aman.

Glossy black cockatoo sebagai hewan peliharaan

Burung jenis ini jarang dijadikan sebagai hewan peliharaan. Mungkin karena eksistensinya masih banyak dan sering di jumpai di Australia. Berbeda lagi jika sudah berada di luar Australia.

Untuk harganya pun dapat dibilang cukup tinggi. Burung ini sendiri bisa saja dipelihara di perumahan, sebab ia cukup jinak.

12. Kakatua Raja/ Palm cockatoo (Probosciger aterrimus)

Nama lain dari burung jenis ini adalah kakatua Goliath. Kakatua ini sangat tenar, bahkan mungkin paling tenar di antara kakatua gelap atau hitam.

Ia mempunyai perawakan seukuran 55 cm dengan wajah merah. Untuk Anda yang ingin memiliki, membeli dan merawatnya, Anda harus mempunyai surat izin CITES. Jadi dapat ditebak, untuk harga burung ini tidaklah rendah.

Habitat asli kakatua raja

Makhluk spesial ini datang dari Negara Australia Timur. Ia berkumpul dalam kelompok besar dan juga betah berada di hutan tropis. Dari sekian burung parrot tersebut, kakatua raja merupakan burung dengan reproduksi paling lambat. Ia hanya dapat menghasilkan satu telur setiap dua tahun sekali.

Kakatua tua raja sebagai hewan peliharaan

Walaupun tidak mustahil untuk memeliharanya, namun burung ini tidak biasa dijadikan sebagai hewan peliharaan. Sifatnya tidak begitu jinak dan penyayang. Ia juga butuh kontak sosial dengan kakatua lainnya. Ia juga menuntut ruangan yang begitu besar. Sehingga jenis burung ini lebih cocok untuk tinggal di taman, penangkaran atau kebun binatang.

13. Galah cockatoo/ Kakatua galah/ Kakatua dada mawar (Eolophus roseicapilla)

Posturnya sangat kecil untuk ukuran burung kakatua, yaitu sekitar 30 cm. Namun warna bulunya yang begitu mengagumkan.

Ia mempunyai bulu dada berwarna pink cerah. Dengan jambulnya pink dengan nuansa putih. Sedangkan pada sayapnya berwarna abu muda.

Orang-orang Australian kadang menamai kakatua jenis ini sebagai galah abu atau kakatua pink.

Habitat asli kakatua galah

Kakatua ini dapat hidup di hampir semua daratan terbuka di Australia. Ia beraktivitas dalam kawanan besar. Jumlahnya cukup melimpah di alam liar. Namun ia tidak hidup di hutan liar.

Kakatua galah sebagai hewan peliharaan

Jika Anda sanggup untuk menyediakan tempat dan perawatan memadai, tentu saja burung ini dapat menjadi hewan peliharaan yang asyik. Dari segi ukuran misalnya yang tidak begitu besar, sehingga Anda dapat menyediakan kandang yang mereka inginkan.

Namun kakatua galah ini juga sama seperti kakatua lain. Ia tipikal burung yang bising. Akan tetapi Anda bisa menerapkan latihan khusus agar kebisingan tersebut tidak berlebihan.

Ia juga lebih nyaman jika tinggal bersama kakatua galah lainnya. Burung ini harus mempunyai teman agar tidak kesepian.

Makanan Burung Kakatua

Jenis Burung Kakaktua

Untuk makanan dari burung kakatua ini terganting pada jenis atau spesiesnya akan memakan berbagao biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, beri, bunga, akar dan juga tumbuh-tumbuhan atau tanaman seperti kuncup daun

Bahkan beberapa spesies dari burung kakatua memakan serangga dan larva. Di alam liar ia diketahui biasa menyerbu tanaman petani, menghancurkan kecambah dan juga tanaman yang siap panen.

Baca juga: Jenis Burung Kacer Terbaik Tahun 2021

Hubungan Dengan Manusia

Kakatua adalah salah satu jenis burung yang sangat akrab dengan kehidupan manusia. Khususnya di Indonesia nama satwa ini sangat familiar sebab dijadikan sebagai nama lagu anak-anak.

Selain sebagai binatang pertunjukan, orang-orang dapat memeliharanya untuk hobi dan kesenangan.

Beberapa pemelihara bahkan sudah merawat burung asli Indonesia Timur ini sejak usia kecil.

Menurut beberapa penelitian, burung kakatua yang dilatih sejak kecil akan terbiasa dan menjadi sangat pandai menirukan suara dan kondisi sekitarnya.

Penutup

Itulalah sedikit penjelasan tentang jenis burung kakatua, semoga dengan adanya ulasan diatas dapat membantu Anda ketika hendak mengoleksi burung indah ini. Sekian dan terima kasih.

Jenis Burung Kakak Tua

Tinggalkan komentar