7+ Pakaian Adat Aceh Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya

7 min read

Pakaian-Adat-suku-Aceh

Serambi Mekah merupakan sebutan bagi Provinsi Aceh Darussalam yang terkenal sampai sekarang ini. Kota religius ini memang merupakan salah satu kota yang eksotik dengan kebuyaan Melayu yang sangat kental sekakli.

Bahkan bencana tsunami yang terjadi pada tahun 2004 silam tidak memudarkan pesonanya sama sekali. Apalagi pesona pada pakian adat aceh dan budaya lainnya.

Kota yang berada di ujung utara Indonesia ini sangat terkenal dengan  kesenian yang berupa tari saman, yang sampai saat ini menjadi tari daerahnya.

Dan tahukan kalian? Bahwa pakaian adat aceh pun sangat dipengaruhi oleh kebudayaan melayu serta kebudayaan islam yang sangat kental sekali.

Bahkan dari pakian adat aceh pada saat ini juga sering digunakan untuk sebuah upacara-upacara penting, seperti halnya sebuah pernikahan dan tarian-tarian adat aceh tersebut.

Pakaian Adat Aceh

Pakaian Adat Aceh
sumber : rencongpost.com

Secara sekilas, pakaian adat aceh yang sering digunakan oleh pria dapat menunjukan pada kekhasan budaya daerah Melayu yang telah mempengaruhi kebudayaan aceh tersebut. Mereka telah menggunakan sarung di luar celana. Kalian akan dapat melihatnya pada gambar-gamber pesta pernikahan yang terjadi di aceh.

Baju yang biasa disebut sebagai salah satu pakaian adat aceh ini memang mempunyai keunikan yang tersendiri, baik dari namanya dan juga jenis filosofinya masing-masing.

Untuk itulah kalian dalam memperlajari pakaian adat aceh, kalian akan menemukan 2 nama penting jenis dari pakaian adat aceh tersebut, yaitu pakaian adat Gayo dan Pakaian adat Modern.

Nama Pakaian Adat Aceh

Nama Pakaian Adat Aceh
sumber :perpustakaan.id

Setelah diatas sudah saya jelaskan sedikit tentang pakaian adat aceh kali ini adalah nama-nama pakaian adat aceh. Langsung saja berikut adalah penjelasannya:

1. Pakaian meukasah

2. Pakaian sileuweu

3. Pakaian meukeutop

4. Pakaian baju kurung

5. Pakaian Daro Baro

6. Celana Cekak Musang

7. Perhiasan

Pakaian Adat Aceh untuk Wanita

Pakaian Adat Aceh untuk Wanita
sumber: artisanalbistro.com

Baru saja kalian melihat gambarnya aja sudah pusing banget ini kepala, soalnya mahkotanya tinggi banget, tebel sekali tetapi cantik banget sih. Jadi pengen sekali mencoba bagaimana rasanya menggunakan baju adat aceh tersebut. Apalagi di tambah dengan warnanya yang cerah, wah pasti bikin aura makin terpancar.

Pada bagian mahkota, kalian akan di pakaikan sebuah mahkota dari tembaga dan perak yang bling-bling. Ditambah lagi dengan balutan bunga melati yang cantik, jadinya wow banget.

Adapun 4 jenis istilah yang wajib kalian ketahui dan faham dalam mengenal atau mempelajari jenis pakaian adat suku aceh tersebut:

1. Baju Kurung

Nama baju ini sama seperti nama baju yang digunakan pada sebuah pakaian adat wanita yang ada di pulau Sumatra yang lainnya. Ya jelas sama kan masih satu pulau. Sama denngannya baju Linto Baro yang mempunyai motif emas, baju kurung ini pun juga sama demikian.

Sentuhan dari budaya cina pun juga sangat terasa sekali pada baju aceh tersebut. Namuan untuk warna dasarnya bebas tidak selalu hitam seperti Linto Baro. Atau warna dasarnya berwarna merah, ungu, biru, dan lain-lainnya.

Ukuran dari baju kurung ini sangat panjang, karena dapat sampai ke pinggul. Tidak ketat dan cocok sekali dengan jiwa wanita aceh yang religius. Jadinya dapat kalian jadikan sebagai inspirasi pemilihan kostum pengantin, jadi akan tetap islami namun tetap kelihatan modern.

2. Celana Cekak Musang

Sama seperti nama celana yang digunakan oleh para pria. Kalian juga dapat menyebutnya dengan Celana Silwuweu.

Perbedaan dengan celana pada Linto Bari yaitu terlihat dari warnanya. Banyak warna celana yang digunakan dengan warna baju tersebut.

Penggunaan sarung pun tidak akan ketinggalan, walaupun nantinya akan digunakan oleh para wanita. Namun saja tetap akan berbeda jenis dan model sarungnya. Jatuhnya akan lebih seperti rok bukan sarung.

Tapi kalau dilihat dari pakaian adat aceh pada saan pementasan Tari Saman, kalian akan melihat jika celana Seuweu dari Baro memang harus dilapisi lagi dengan sarung pada bagian luarnya.

3. Perhiasan

Pakaian adat aceh untuk pria aja menggunakan perhiasan, masa untuk wanita tidak menggunakan, tentunya menggunakan perhiasan ya si wanita tersebut. Ya, perhiasan yang digunakan oleh wanita ada dua jenis, yaitu penutup kepada atau Patham Dhoi dan aksesoris.

a. Patham Dhoi atau Mahkota

Ini merupakan istilah untuk mahkota daru baju Daro Baro. Untuk mahkota sendiri lebih ke arti atau makna lilitan bunga pada mahkota yang digunakan wanita.

b. Aksesoris

Perhiasan yang ada di dalam pakaian adat aceh ini berupa kalung, gelang, anting, bros, dan juga aksesoris lainnya yang digunakan secara merata. Intinya cantik banget dan terlihat blink-blink.

Pakaian Adat Aceh untuk Pria

Pakaian Adat Aceh untuk Pria
sumber : guruakuntansi.co.id

Para pria aceh yang telah menggunakan baju adat ini saat ada acara seperti kondangan atau sebuah moment pernikahan. Jadi pakaian adat aceh pria ini merupakan kostum kebesaran raja-raja aceh

Semakin menawan dari penampilan para pria aceh dengan adanya perhiasan yang berwarna emas di bagian depan baju sebagai bros dan di bagian topi. Berikut ini adalah 4 nama-nama bagian dari pakaian adat aceh untuk pria.

1. Meukasah

Ini merupakan nama yang telah ditujukan untuk baju yang digunakan dalam pakaian untuk pria.

Proses pembuatan dari baju Meusakah ini yaitu dengan cara menenun, jadi hasilnya bagus dan sangat detail sekali.keunikan dari baju ini adalah jika dilihat dari filosofinya.

Dimana warna hitam yang ada pada baju ini dapat memberikan makna kebesaran, karena masyarakat aceh sangat menyakini bahwa warna hitamlah mempunyai makna besar dan agung. Jadi, para raja terdahulu menggunakan baju adat ini sebagai baju kebesarannya.

Itu dapat dikarenakan budaya aceh pada masa lampau, khususny pada saat kerajaan-kerajaan aceh Berjaya sangat mudah dipengaruhi oleh budaya cina yang dibawa para pedangan Tionghoa.

2. Sileuweu

Sileuweu yaitu nama untuk celana adat aceh. Untuk dapat menghasilkan pakaian jenis ini metode penenunan dipilih sehingga hasil dari celanannya bagus sekali.

Celana cekak musang merupakan nama lain dari celana sileuweu ini. Dimana dalah bahasa jawa arti kata “cekak” adalah pendek.

Ini dapat dikarenakan penggunaan dari Celana Sileuweu memang di atas mata kaki. Uniknya, pada saat menggunakannya tidak ada pengait celananya, melainkan diikatkan.

3. Meukeutop

Meukeutop merupakan jenis pakaian adat aceh yaitu bagian dari penutup kepala. Memiliki bentuk yang panjang sehingga pria aceh saat menggunakannya seperti menggunakan songkok atau kopyah.

Tidak ada unsur kebudayaan cinanya disini melainkan asli mayoritas atau kepercayaan orang aceh.

4. Rencong

Penggunaan rencong ini ada kaitannya dengan filosofi yang ada pada baju adat aceh, yaitu tentang simbol keberanian dan kebesaran. Adapun artinya yaitu tentang sebuah ketangguhan dan keberanian.

Pakaian Adat Aceh Modern

Pakaian Adat Aceh Modern
sumber : berbol.cp.id

Pada saat ini, tentunya masyarakat aceh sudah tidak lagi menggunakan bahan-bahan kuno pada masa lampau ketika hendak membuat pakaian adat aceh tersebut. Karena pada pakaian adat aceh modern, sekarang dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu

a. Linto Baro (untuk pria)

b. Daro Baro (untuk wanita)

c. Pakaian Adat Aceh Linto Baro (Untuk Pria)

Linto Baro adalah salah satu pakaian adat aceh yang digunakan oleh pria yang dimana terdiri dari beberapa perlengkapan yaitu celana, baju, perhiasan, dan beberapa tambahan yang lainnya.

Beberapa tambahan lainnya yaitu sebagai berikut:

1. Baju Meusakah

2. Celana Sileuweu

3. Meukeotop

4. Rencong

Untuk perlengkapan yang ada pada pakaian adat Aceh untuk pria dapat disebut dengan Rencong. Rencong sendiri mempunyai peran sebagai salah satu jenis senjata tradisional yang berguna untuk melengkapi baju atau pakaian adat aceh pria, dan tambahan lain yaitu berupa celana dan penutup kepala yang wajib digunakan oleh pria aceh tersebut.

Pakaian Adat Aceh Daro Baro (Untuk Wanita)

Pakaian Adat Aceh Daro Baro (Untuk Wanita)
sumber : dinabas.com

Daro Baro adalah jenis pakaian adat aceh yang digunakan untuk wanita, tentunya mempunyai perbedaan dengan Linto Batu yang digunakan oleh pria, dimana Daro Baros ini mempunyai warna yang lebih cerah dan lebih bernuansa islami. Untuk dapat mengetahui perbedan dari pakaian Baro Baro ini, simak ulasan berikut ini!

1. Baju Kurung

2. Celana Cekak Musang

3. Penutup Kepala dan Perhiasan

Pakaian Adat Aceh Gayo

Pakaian Adat Aceh Gayo
sumber : perpustakaan.id

Pakaian adat aceh gayo adalah jenis pakaian aday yang biasa digunakan untuk pengantin wanita, di daerah aceh sendiri lebih dikenal dengan Ineun Mayok.

Pakaian adat aceh gayo atau ineun mayok terdiri dari bagian-bagian misalnya baju, kain sarung, pawak, serta ikat pinggang ketawak tersebut.

Sedangkan untuk bagian perhiasannya sendiri terdiri atas mahkota sunting, sanggul sempong, cemara, gempang, dan juga lelayang yang menggantung ke bagian bawah sanggul tersebut.

Kemudian untuk bagian ilung-ilung, anting-anting subang gener, serta subang ilang, dan semuanya itu akan diletakkan pada bagian sekitar kepala.

Untuk bagian leher pada umumnya akan digantungkan sebuah kalung tanggang yang terbuat dari perak serta uang perak ringgit dan tidak lupa pula tanggang birah-mani. Selain itu pula akan dapat ditambahkan lagi benggong yang terbuat dari berbagai hiasan dari manik-manik.

Pada bagian lengan pada umumnya akan dihiasi dengan gelang, misalnya seperti gelang giok, gelang ikel, gelang puntu, gelang bullet, dan juga dikenakan sebuah cincin semsil belah keramik, semsin genta, semsin paku, dan juga beberapa semsin yang lainnya.

Sedangkan untuk bagian kaki akan diberikan sebuah gelang kaki, dan juga bagian pingganya akan dikenakan sebuah ikat pinggang yang telah terbuat dari rantai genti ranta. Unsur pakaian lainnya yang tidak kalah pentingnya yaitu ulen-ulen selendang dengan ukuran yang relative lebar.

Baju adat aceh memang banyak mempunyai keunikan serta ciri khas yang berbeda, jika kita bandingkan dengan pakaian adat yang ada di daerah lain. Meski pada dasarnya daerah lain juga mempunyai sebuah keunikan dan ciri khas tersendiri pada pakaian adatnya, namun saja pakaian adat aceh tetap menjadi salah satu baju yang terunik pada zaman sekarang ini.

Gambar Baju Adat Aceh Wanita

Gambar Baju Adat Aceh Wanita
sumber : perpustakaan.id

Baju adat aceh wanita tentunya mempunyai sebuah ciri khas dan keunikan yang tersendirim dimana ketika kalian melihat seorang wanita aceh yang mengenakan pakaian adat aceh ini akan terpesona karena keunikan dari baju adat aceh wanita tersebut.

Berikut ini merupakan daftar baju adat aceh yang khusu digunakan oleh wanita, diantaranya seperti:

1. Daro Baro

2. Baju kurung

3. Celana cekak musang

4. Penutup kepala

5. Perhiasan

Pakaian Adat Aceh untuk Anak

Pakaian Adat Aceh untuk Anak
sumber : guruakuntansi.co.id

Pakaian adat aceh anak memang pada dasarnya hampir sama dengan pakaian adat yang dipakai oleh orang dewasa.

Untuk pakaian adat aceh yang digunakan anak laki-laki mempunyai warna yang sama yaitu warna hitam dan juga dibalut dengan sarung hingga sampai ke lutut serta juga menggunakan ikat pinggang yang sama pula.

Kemudian untuk penutup kepalanya tidak jauh berbeda dengan penutup kepala adat aceh yang ada pada umumnya.

Untuk baju anak yang digunakan oleh wanita juga hampir mirip bahkan tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Dari kedua baju anak baik itu dari laki-laki maupun perempuan ini sama seperti pakaian yang telah digunakan oleh orang dewasa baik itu dari bentuknya maupun dari cara menggunakannya.

Keunikan Pakaian Adat Aceh

Keunikan Pakaian Adat Aceh
sumber : sangpemanah.com

Suku aceh memang mempunyai banyak sekali keunikan yang pantas untuk kita bahas. Karena aceh merupakan sebuah provinsi yang mempunyai berbagai ragam suku, budaya, makanan khas aceh, serta yang paling menarik dan tentunya unik dari aceh yaitu mempunyai pakaian adat yang memang dapat menarik perhatian seseorang.

Dikarenakan pakaian adat aceh sendiri mempunyai ciri khas yang dominan sama dengan pakian orang arab dan melayu, sehingga dari situlah sebuah pakaian adat aceh mempunyai keunikan dan keistimewaan tersendiri dan di tambah lagi pakaian adat aceh ini mempunyai nilai-nilai islami.

Suku yang terletak di bagian ujung dari pulau Sumatera ini memang memiliki pakaian yang sangat khas serta memiliki sebuah keunikan yang biasanya dipakai dalam momen-momen tertentu misalnya dengan acara upacara adat, pernikahan, tarian adat aceh, dan tentunya masih banyak lagi.

Jika kita berbicara tentang pakaian adat aceh ini, kita perlu untuk mengetahui bahwa ketika zaman Kolonial Belanda pakaian adat gayo pada zaman dahulu terbuat dari kayu nanit yang telah di kombinasikan dengan bahan yang lainya seperti kapas dan lain-lain.

Bahan tambahan ini dahulunya telah didatangkan langsung dari daerah luar gayo, dikarenakan pada zaman dahulu bahan tersebut memang masih sulit untuk di temukan di daerah aceh.

Terlepas dari semuanya itu, tentunya pada saat ini pakaian adat aceh telah berkembang pesat sesuai dengan kemajuan zaman ini. Dimana pada awalnya menggunakan bahan kayu, sekarang tentunya sudah menggunakan bahan dari kain yang unik serta menarik.

Nama pakaian adat aceh umumnya telah dikenal dengan sebutan pakaian Ulee Balang. Bahkan lebih uniknya lagi bagi warga aceh akan dapat langsung mengenalinya asal serta keluarga dari mana hanya saja dilihat dari segi bentuk dan warna baju yang digunakannya tersebut.

Selain itu ternyata setiap pakaian adat Aceh juga memiliki tingkatan. Untuk pakaian adat aceh Ulee baling pada umumnya hanya digunakan oleh keluarha raja dan para ulama saja. Sedangkan untuk pakaian adat aceh yang biasa difunakan oleh seorang pejabat kerajaan hanya saja menggunakan pakaian adat aceh biasa.

Nah, itu diatas adalah pembahasan tentang macam-macam pakaian adat aceh serta bagian-bagiannya tersebut, yang tentunya sudah kami jelaskan dengan lengkap. Dari kedua pakaian adat aceh tersebut biasanya akan digunakan ketika ada sebuah acara pernikahan saja.

Oleh sebab itu akan lebih baik jika kalian semua ikut turut dalam menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat dari berbagai suku, ras yang ada di Nusantara tercinta ini. Cara menjaganya yaitu salah satunya dengan cara menggunakan pakaian adat yang kita miliki ketika hendak melangsungkan pernikahan nantinya. Sekian dari kami, semoga bermanfaat Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *