Pengalam di MEC Surabaya – Nah, teman-temaan disini saya akan sedikit menceritakan pengalaman saya ketika di MEC Surabaya yang sangat menarik dan tidak pernah saya lupakan sampai kapan pun.

Tapi sebelum itu saya ingin mengenalkan diri saya sendiri terlebih dahulu ya teman-teman, karena pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang.

Pengalaman di MEC (Biodata Diri)

Sumber : Pixabay.com
Sumber : Pixabay.com

Assalamu’alaikum Wr Wb

Biodata Diri – Perkenalkan nama saya Achmad Luqman Chakim atau biasa temen-teman memanggil LuqmanSaya sendiri lahir pada tanggal 14 Agustus 2000, Saya tinggal di sebuah daerah yang sangat terpencil yaitu antara perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, yaitu daerah Bojonegoro tepatnya di Desa Ngasinan Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Pengalaman di MEC Surabaya (Awal Masuk MEC)

PENGALAMAN DI MEC (KedatanganI)
sumber : http://kampuskemandirian.org

Awal Masuk MEC – Pertama kali ketika saya masuk di Kampus MEC ini saya sangat kaget bahkan tidak percaya kalau itu bener-bener kampus, dalam pikiran saya “ Kampus atau tempat apa sih kok kecil banget”  karena tempat nya sangat kecil banget sih hehehehehe.

Setelah itu saya malakukan cek in barang bawaan yang saya bawa dari rumah, kemudian itu saya masuk ke ruangan istirahat dan masyallahnya saya di sambut oleh teman-teman yang sudah sampai ke Kampus duluan, dan teman-teman itu sangat welcome dengan kedatangan saya.

Kemudian saya perkenalan dengan teman-teman, meskipun Mereka berbeda-beda dari berabagai Wilayah di Indonesia, ada yang berasal darri Bogor, Lampung, Jember, Lumajang, Tuban, dan masih banyak lagi dah pokoknya. Dari perkenalan itulah saya telah memiliki banyak Teman baru yang luar biasa.

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Pengalaman di MEC Surabaya (Masa MOS ala MEC)

Pengalaman di MEC Surabaya (Masa MOS ala MEC)
Sumber : http://kampuskemandirian.org

MOS – Awal MOS pembukaan saya sangat semangat bahkan antusian banget pokonya, karena saya kayak sudah akrab dengan kakak Mentor, untuk MOS sendiri pertama itu sebuah perkanalan atau biasa disebut dengan “Tak Kenal Maka Ta’arufan” Cieciecie, itulah kata yang diucapkan oleh kepala asrama MEC yaitu Ust Hamim.

Selama kurang satu minggu melakukan aktifitas MOS itu saya sangat suka pada gamenya sumpah seru banget sampai-sampai suara saya mau habis karena tak buat teriak-teriak.

Setalah sudah satu minggu MOS dilakukan di Indoor kemudian masa MOS dilanjukan ke luar ruangan atau Outdoor atau kampus kami sering menyebutnya dengan Enterpreneur Camp.

Enterpreneur Camp yaitu kita belajar berjualan tanpa menggunakan modal dan hanya menganndalkan omongan serta badan kita untuk mencari uang

Ketika enterprenur camp tersebut saya berjualan krupuk itu pun saya jualan krupuk bareng satu kelompok, dan dihari pertama saya melakukan Enterpreneur Camp satu kemlompok tersebut hanya mendapatkan 6rb saja itupun harus kami bagi 4 orang, jadi per orang hanya mendapatkan seribu lima ratus, miris bukan kawan yang saya dapatkan.

Setelah masa MOS selesai kurang lebih dua mingguan itu ditutup dan alhamdulillah saya mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa yang antusias pada acara MOS tersebut.

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Pengalaman di MEC ( Akademik )

Pengalaman di MEC ( Akademik )
Sumber : http://kampuskemandirian.org

Akademik – Pengalaman pertama pada saat akademik ya masih bingung atau masih canggunglah kira-kira hehehehhe, gimana tidak boleh canggung saya belum sama sekali mengenal Bapak atau Ibu dosen.

Dan yang membuat saya canggung yaitu dalam hal pelajaran karena belum kenal sama sekali dengan pelajaran akuntasi, dan teman-teman juga tentunya yang masih baru.

Pengalaman di MEC (Asrama) 

Sumber : kampuskemandirian.org
Sumber : kampuskemandirian.org

Asrama – Ini merupakan pengalama saya yang paling berkesan dan juga menyenangkan, bagaimana ya saya jadi malu dan bingung untuk mengungkapkannya karena baru saja 3 minggu di asrama tapi pengalaman sangatlah banyak.

Pertama, hal pertama yang akan saya ceritakan waktu di asrama adalah bangun tahajud pukul 3 pagi harus sudah bangun karena harus melaksanakan sholat tahajud, jujur untuk beberapa hari sulit banget untuk bangun karena belum terbiasa dan dirumah pun jarang sekali sholat tahajud sih hehehheeh.

Kedua, pengalaman yang ke dua ketika di asrama adalah walaupun kita-kita berbeda daerahnya tapi dalam hal kekompakan yang selalu ada meskipun individu maupun perkamar pastinya selalu kompak dalam hal kerapian kamar terutama.

Ketiga, pengalam selanjutnya adalah ketika diasrama pasti bermain tenis meja dengan teman-teman, karena tenis meja marupakan hobi saya dan juga untuk reflesing karena kesibukan saya dalam dunia perkuliahan tentunya wkwk.

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Pengalaman di MEC Surabaya (Diniyah) 

Sumber : http://kampuskemandirian.org
Sumber : http://kampuskemandirian.org

Diniyah – Selain materi akademik, yang membedakan MEC dengan kampus yang lainnya yaitu terdapat materi diniyah, pada pembelajaran diniyah ini para mahasisawa di tekankan pelajaran tentang agama dan pembelajaran ini di lakukan pada malam hari tepatnya setelah sholat isya’ dan di hari senin sampai kamis.

Materi yang ada ketika saya mengikuti pelajaran diniyah yaitu tentang Akhlak, Fiqih, Fiqih Muamalah, dan Akidah.

Dalam semua pelajaran tersebut, kami dilatih untuk memiliki kepribadian yang baik karena jika semua sukses tapi tiadak berakhlak itu sama saja kita tidak memiliki apa-apa atau lebih tepatnya sia-sia lah hidup kita. Makanya di MEC ingin semua peserta didik ini menjadi peserta didik yang sukses tapi juga mempunyai akidah, akhlak, serta ibadah yang baik.

Pengalaman di MEC Surabaya (Enterpreneur)

Sumber : https://pixabay.com
Sumber : https://pixabay.com

Enterpreneur – Program inilah yang banyak sekali diminati oleh peserta didik di MEC, sebenarnya ini merupakan program berjualan tapi karena Mahasiswa sering menyebutnya dengan Enterpreneur.

Walaupun program ini cuma dilakukan sehari dalam seminggu, tapi banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil dari kegiatan ini contohnya bisa melatih mental Kita, lebih banyak ketemu dengan orang, karena dengan banyaknya kita bertemu dengan orang tersebut maka kita dapat menjalin keakrapan bahkan bisa menjadi rekan bisnis kita nantinya.

Meskipun kegiatan tersebut di lakukan hanya sehari dalam seminggu  tapi alhamdulillah nya saya selalu mendapatkan uang banyak atau setidaknya sesuai dengan target yang sudah di tentukan oleh manjemen MEC lah hehehehhehe..

 

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Pengalaman di MEC Surabaya (Kunjungan ke Masjid / Qiyamul Lail)

Sumber : https://pixabay.com
Sumber : https://pixabay.com

Kunjungan ke Masjid / Qiyamul Lail – Pada biasanya kegiatan ini tidak terlalu rutin. Hanya dilakukan pada hari-hari tertentu, misalnya semua Anak MEC untuk qiyamul lail atau sholat malam di Masjid Al-Akbar Surabaya dan juga terkadang Kami membersihkan masjid terdekat dengan kampus dengan bertujuan untuk bersilaturahmi.

Tapi walaupun kegiatan tersebut dilakukan tidak terlalu rutin tapi banyak pelajran yang bisa saya ambil dari kunjungan tersebut, misalnya kita bisa mengenalkan MEC lebih dalam lagi kepada takmir dan masyarakat.

Waktu pertama kali qiyamul lail, Kita berangkat dari MEC sekitar jam 09.oo WIB dan sampai di Masjid Agung sekitar jam 10.00 WIB, sampai di Masjid saya tidur.

Saya bangun kurang lebih jam 1 karena akan segera dimulai acara qiyamul Lail tersebut, kemudian saya mengambil air wudhu dan masuk ke dalam masjid. Waktu pertama sholat rasanya saya masih ngantuk banget dan juga surat yang dibaca panjang –  panjang, sehingga tubuh saya rasanya ingin roboh wwkwkkwkwk.

Ketika waktu sujud rasanya tidak ingin bangun karena sajadahnya halus, empuk pokoknya subhanallah mantab jiwa sajadah tersebut. Setelah sholat qiyamul Lail ada waaktu istirahat kurang lebih satu jam, selama istirahat itu saya dan teman-teman mengambil teh hangat karena udara disana sangat dingin sekali.

Setalah kami meminum teh hangat kemudian kami mengambil air wudhu karena azan subuh sudah berkumandang, setelah selesai sholat subuh ada ceramah singkat oleh Imam sholat subuh tersebut.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang pengalaman saya di MEC Surabaya, jadi kalau kalian semua datang ke kampus kami akan merasakan senang dan gembira, karena MEC akan selalu memberikan yang terbaik serta terunik untuk Kalian semua.

Sekian Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Baca Juga : Pengalaman Banting Setir

Mandiri Enterpreneur Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *