Pengalaman pada saat kecil – Gimana kabar teman-teman semua? sehat kan, Alhamdulillah kalau begitu, kali ini saya akan membuat sedikit cerita tentang pengalaman hidup saya di waktu kecil yang sangat sedih dan  tentunya bahagia.

Sedih : untuk yang sedih yaitu saya dari kecil sudah di tinggal oleh Almarhum Bapak saya yang telah mendahului saya dan juga keluarganya, semoga beliau berada di sisi Allah.

Bahagia : Ketika sudah besar dapat mengingat cerita ketika masih kecil.

Memang kalau menurut saya pribadi pengalaman saya ketika masa kecil kalau kita ceritakan tidak akan ada habisnya. Nah, saya akan sedikit menceritakan pengalaman saya pribadi ini dengan bahasa saya pribadi.

Cerita ini saya kerjakan sejak bangun subuh sampai tidur kembali. Pada umumnya kalau di waktu kecil saya sudah mulai bangun pagi sebelum subuh untuk jalan-jalan menuju masjid bersama Bapak saya.

Dan di awal bangun tidur orang tua juga selalu mengingatkan saya untuk shalat subuh baik itu secara berjamah maupun sendiri di rumah. Jadi orang tua memerintahkan saya waktu kecil habis bangun tidur diusahakan untuk shalat subuh terlebih dahulu.

Dengan tujuan, biar nanti kalau sudah besar akan terbiasa dan tidak akan meninggalkan kewajibannya kita yaitu untuk shalat 5 waktu.

Karena terbiasa waktu kecil itu bisa dicermikan ketika dewasa, nah dari kebiasan setelah shalat subuh di lanjut dengan jalan-jalan bersama bapak saya, yang masih saya ingat itu kita duduk berdua di depan kuburan desa kan disitu ada kayak tempat duduk.

Terasa beda lo teman-teman, ya shalat subuh di waktu kecil, seumpamanya saya masih kecil mandi pagi sekitar 06.30 pagi, apalagi sudah dewasa, di anjurkan shalat subuh di masji secara berjamaah.

Berangkat ke Sekolah

Sumber : pixabay.com
Sumber : pixabay.com

Setelah selesai makan nantinya saya persiapan untuk bernagkat ke sekolah berangkat sendiri atau biasa nya saya boncengan dengan teman-teman, waktu itu saya masih di sekoalah SD.

Waktu itu masih kecil, saya tidak mau di tinggan sendirian di sekolah SD waktu kelas satu aja sih, dan yang mengantar saya yaitu kakak sepupu saya sampai selesai sekolahnya.

Biasanya di sekolah SD itu selesai belajarnya sampai jam 10 pagi maklum masih kelas satu. Nah setelah selesai dari sekolah pasti nanti saya lanjut main ke rumah temen sampai nduhur. Dan biasanya saya main ke sawah atau ke sungai.

Saya dan teman-teman berangkat bermain ke sawah hanya untuk mencari ikan dan tentunya mandi wkkwkkw, ya lumayan hanya untuk mencari ikan. Biasanya kalau lagi senang bermain, sampai lupa waktu apalagi posisinya di sawah atau di sungai sejuk bangetlah pokoknya.

Bisa bermain sama teman-teman, ini juga salah satu kenangan yang tidak akan terlupakan di masa kecil, nanti suatu saat kalau kita sudah besar hanya membuat kenangan cerita seru di masa kecil atau bisa kita ceritakan sama anak-anak kita nantinya heheheh..

Waktu Siang Bermain Sama Teman

Sumber : Pixabay.com
Sumber : Pixabay.com

Ternyata waktu saya izin untuk bermain sama teman di waktu pagi tadi, hanyalah mendapatan izin sampai siang sebelum azan nzuhur, karena pesan dari orang tua tadi begitu.

Soalnya waktu siang harus di rumah, karena waktu siang hanyalah kami gunakan untuk makan, oleh karena itu siapa saja yang ingin main di waktu siang sama teman-teman pastinya orang tua menyuruh anaknya untuk pulang ke rumah dan makan malam bahkan tidur siang.

Agar anaknya tetap sehat serta tidak sakit, ini adalah bukti kalau ibu sayang dengan anaknya. Saya setiap main juga harus dapat mengertikan apa yang dikatakan kepada orang tau.

Orang tau juga telah mengizinkan kalau anaknya ingin bermain pada waktu siang, asalkan makan di rumah dan juga shalat dzuhur berjamaah, ini adalah pesan orang tua yang lebih penting bagi saya pribadu ketika masih kecil.

Kemudian saya lanjutkan lagi bermain pada waktu siang sama teman, biasanya saya kalau waktu siang bermain kelerang di halaman rumah teman saya, permainan ini sudah menjadi adat di kampung kami.

Pada umumnya memang seperti ini, terkadang kita setiap bermain kelereng ada rasa yang begitu senang dan ingin mencoba untuk mengalahkan teman-teman saya, walaupun q sering kalah juga sih wkwkkwkwk.😂🤣😊

Ini adalah sebuah permainan tantangan bagi teman-teman saya, akan tetapi bermain kelereng di sini juga tidak akan bermain kasar bahkan bisa selow lah.

Ini merupakan permainan tantangan bagi teman-teman saya, akan tetapi bermain kelereng di sini juga tidak ada bermain secara kasar.

Nah pada umumnya setiap saya bermain kelereng banyak sekali teman-teman yang ingin melawan saya, entah kenapa? Padahal banyak juga teman saya yang lebih hebat dari saya dalam bermain kelereng ini.

Dulu waktu saya masih kecil permainan kelereng dan layang-layang adalah salah satu permainan yang saya lakukan baik itu siang hari maupun sore hari.

Makan-Makan di Sawah

Sumber : pixabay.com
Sumber : pixabay.com

Setelah kegiatan mandi disungai kamipun bristirahat di bawah pohon yang ada di samping danau, sebagian dari teman-teman kami ada yang membuat api, ada yang membersihkan ikan hasil dari mancing ketika di sungai tadi.

Setelah semuanya sudah siap, kami pun siap-siap untuk membakar hasil mancing di sungai tadi yaitu membakar ikan tersebut dnegan peralatan serta bumbu ala kadarnya yaitu daun kemangi yang saya ambil di kebun tetangga saya.

Selesai acara bakar-bakar serta makan ikan kami pun untuk melanjutkan perjalanan, ditengah perjalan kami menemukan petani timun yang sedang memanen timun tersebut, ternyata salah satu teman kami ada yang menghampiri petani tersebut.

Waktu Sore Bermain Sama Teman

Sumber : pixabay.com
Sumber : pixabay.com

Kalau untuk pengalaman saya di waktu sore hari yaitu bermain sepak bola menggunakan bola plastik di halaman mushola.

Terkadang kalau saya pikir-pikir nih, main bola harus sama teman-teman sangat seru serta membahagiakan, jadi sih teman saya sudah banyak yang bakatnya bermain sepak bola.

Dan yang paling membuat seru ketika main bola di desa yaitu ketika main terserah lah intinya enggak ada pelanggaran seperti di liga inggris atau liga manapun, yang penting bisa masukan bola ke gawang lawan dan azan magrib adalah peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Waktu Malam Ketika Bermain di Masjid

Sumber : pixabay.com
Sumber : pixabay.com

Ketika saya sudah memasuki sekitar umur 12 tahun an yang saya lakukan di rumah ketika malam yaitu Ngaji, Belajar Hadroh, dan Masih banyak pokoknya. Dan itu merupakan kegiatan yang sangat seru sih menurut saya.

Setelah Isya’ biasanya saya dan teman-teman kumpul di depan mushola untuk melakukan acara, yang biasa kami lakukan yaitu bakar-bakar misalnya bakar tempe, tahu, dan yang lainnya lah, intinya makanan yang bisa dimakan dan dibakar oleh teman-teman.

Demikianlah sedikit cerita tentang pengalaman hidup saya ketika masih kecil, sebenarnya masih banyak sekali cerita yang ingin saya sampaikan, tapi cukup sampai disini aja semoga bermanfaat. Terimakasih

1001+ Masa Kecil Yang Tidak Terlupakan dan Tentunya Menyenangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *