7++ Senjata Tradisional Banten: Penjelasan, Fungsi, dan Gambarnya

Senjata Tradisional Banten –  Kali ini admin restuemak.com akan memberikan sedikit informasi tentang Senjata tradisional Banten, yang mana didalam senjata tradisional ini mempunyai kegunaan dan fungsi masing-masing.

Negara Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya raya akan kebudayaannya, setiap pada masing-masing daerah pasti mempunyai budaya-nya masing-masing, dan juga pada setiap budaya daerah berbeda dengan budaya daerah lainnya.

Hal ini dapat kita jumpai dari pakaian adat dan aksesorisnya, maka sudah tidak heran lagi apabila para wisatawan asing maupun mancanegara sudah terpesona ketika melihat kebudayaan-kebudayaan yang dimiliki oleh Negara Indonesia ini.

Kebudayaan  Provinsi Banten

Senjata Tradisional Banten

Setiap daerah yang telah dikunjungi oleh para wisatawan asing maupun luar negeri, para wisatawan tersebut sangat terkejut ketika mereka melihat kebudayaan setiap daerah yang berbeda dengan kebudayaannya tersebut.

Mereka, para wisatawan asing ini akan merasa kagum ketika melihat kebudayaan Indonesia yang dimulai dari Tarian daerah, pakaian adat, hinggan senjata tradisional pada setiap daerah masing-masing yang telah mereka kunjungi.

Adanya para jawara di daerah provinsi Banten ini tidak dapat yang namanya dipisahkan dari senjata tradisional khas banten, seperti halnya senjata yang terkenal yaitu senjata golok.

Selain golok yang sudah menjadi senjata tradisional Banten, di wilayah provinsi banten ini tentunya mempunyai beragam jenis senjata tradisional yang biasa dikenakan oleh para jawara-jawara banten di sana, apa saja senjata tradisional selain golok?

Baiklah tanpa berfikir panjang dibawah ini restuemak.com akan sedikit memberikan informasi tentang Senjata Tradisional Banten, yuk teman-teman mari kita simak terlebih dahulu tulisan yang sudah kami tulis dibawah ini.

Daftar Senjata Tradisional Banten

Golok dan juga beberapa senjata tradisional lain juga dikenakan untuk berperang melawan tentara kompeni. Para jawara berani memakainya, walaupun dari lawan memakai senapan dan pistol.

Sampai sekarang ini, masih ada dari masyarakat Banten yang tetap melestarikan golok dan juga senjata tradisional lainnya. Meskipun digunakan berperang, karena Negara Indonesia sudah merdeka, namun senjata ini sudah ada yang menganggap sebagai benda pusaka keluarga sekaligus kebanggaan.

Menunjukkan sebuah identitas warga Banten asi. Inilah beberapa jenis senjata tradisional yang berasal dari Banten yang wajib untuk diketahui:

Baca juga: Senjata Tradisional Indonesia

Senjata Tradisional Adat Banten Golok

Senjata Tradisional Banten

Golok Banten merupakan salah satu benda bersejarah sebagai simbol peradaban zaman Kerajaan Banten. Pada masa silam, golok ini digunakan sebagai alat pertahanan untuk melawan musuh atau orang yang berniat untuk mengancam keselamatan.

Golok Banten ini dikenakan oleh para jawara untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dan juga sebagai lambang kehormatan dan derajatnya sebagai pendekar atau jawara.

Golok, di dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, dapat diartikan sebagai tanda sebangsa parang atau sebangsa pedang yang berukuran pendek.

Untuk benda semacam ini, pada daerah Banten dikenal dengan dua nama, yakni golok dan bedog. Secara fisik kedua benda itu sama namun keduanya tentunya mempunyai fungsi yang berbeda.

a. Jenis Golok Banten

Beberapa jensis dari golok milik jawara Banten ini dijual dengan harga yang sangat tinggi. Pada saat ini banyak orang yang memakai golok untuk menambah keberanian, kekuatan, ilmu kanuragan, wibawa, penjaga dan juga mempercepat penyerapan keilmuan.

Terdapat beberapa jenis golok Banten, diantaranya yang sudah populer yakni Golok Ciomas. Golok ini sudah terkenal bukan hanya di Indonesia tetapi sampai ke mancanegara. Sebagaimana halnya degan debus yang tidak pernah lepas dari nama Banten.

Golok Ciomas ini pun tak pernah luput dari nama Banten. Ketika orang-orang membayangkan tentang Provinsi Banten, maka yang terpikir di benaknya yaitu debus dan golok ciomas.

Sejarah perkembangan Kesultanan Banten ini berkaitan erat dengan kemunculan golok Ciomas. Gook yaitu sejenis senjata yang biasa dikenakan pada masa silam, termasuk ketika melawan para penjajah.

Senjata Tradisional Adat Banten Bedog

Senjata Tradisional Banten

Bedog merupakan salah satu perkakas harian yang biasa dipakai di ladang atau sawah. Fungsinya yaitu untuk menebang pohon, menebang bamboo, membelah kelapa, keperluan dapur dan juga masih banyak fungsi lainnya.

Senjata tradisional dengan nama Bedog ini adalah salah satu peralatan senjata yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Namun pada zaman dahulu, senjata tradisional Bedog ini biasa digunakan para jawara Banten sebagai sarana untuk dapat melindungi diri.

Senjata Tradisional Golok Ciomas Banten

Senjata Tradisional Banten

Senjata tradisional Banten dengan sebutan Golok Ciomas ini merupakan jenis senjata yang bersejarah di daerah Banten. golok Ciomas ini dari bentuknya tidak berbeda dengan golok-golok lain yang pada biasanya dan juga sebagai senjata simpanan untuk membela diri.

Golok ciomas ini sudah dipercayai mengandung nilai mistis layaknya senjata keris. Banyak yang menyakini bahwa Golok Ciomas ini sangat ampuh untuk menakukan para musuh.

Tetapi pengertian “menaklukkan” tidak berarti golok itu dikenakan untuk menyakiti fisik dari musuh. Atau bahkan kadang musuh dapat “ditaklukkan” tanpa harus mengeluarkan Golok dari sarungnya.

a. Asal-usul Golok Ciomas

Pada jaman dahulu pada saat penjajahan, golok ini sangat terkenal sebagai salah satu senjata yang biasa digunakan sebagai alat perang oleh para jawara Banten pada saat penjajahan.

Asal-usul sebuatan dari “Golok Ciomas” pada senjata tradisional ini diambil dari wilayah yang bernama “Ciomas”, dimana daerah ini adalah salah satu tempat pembuatan golok yang terkenal, diantaranya yaitu Golok Ciomas.

Masyarakat Banten biasa menyebut golok ini dengan nama “bedog”. Akan tetapi, ada beberapa perbedaan bahwa Bedog biasa ini fungsinya lebih pada sebuah peralatan.

Untuk dapat membedakan antara Bedog sebagai peralatan atau senjata, maka Bedog ini dapat disebut dengan nama “Bedog Ciomas” yang langsung merujuk secara khusus untuk senjata.

Baca juga: Senjata Tradisional Betawi

b. Keistimewaan Golok Ciomas

Senjata tradisional Banten yang bernama Golok Ciomas ini memiliki keistimewaan pada saat proses pembuatannya, juga harus dapat mengikuti aturan-aturan yang tidak tertulis, yang biasa dilaksanakan dari generasi ke generasi pada zaman Kesultanan Banten. Hal ini dapat memberikan nilai khusus untuk Golok Ciomas tersebut.

Pembuatan senjata Golok Ciomas ini hanya ketika bulan Maulud saja, dimana pada bulan ini merupakan bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Seperti yang sudah kita ketahui, mayoritas orang Banten memeluk agama Islam, tentu pada waktu bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW mempunyai makna tersendiri.

Yang istimewa lagi yaitu ketika akan membuat golok ciomas ini harus melewati beberapa ritual khusus. Berbeda dengan pembuatan golok lainnya.

Demikian pula dengan penempaan bahan besi golok Ciomas yang hanya memakai godam atau penempa khusus yang bernama Ki Denok.

Godam atau palu yang biasa disebut dengan Ki Denok ini adalah salah satu warisan peninggalan pada zaman Kerajaan Islam Banten.

Godam tersebut merupakan salah satu hadiah dari Sultan Banten. karena aturan dari pembuatan golok yang sangat ketat, maka golok ciomas ini menjadi salah satu golok yang mempunyai nilai artistik tinggi.

Keistimewaan golok ciomas lainnya yaitu keseimbangan pada bentuk yang sudah diakui mempunyai kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan senjata-senjata lainnya.

Karena pembuatan dari golok ini tidak sembarangan, maka tidak semua orang memiliki senjata golok ciomas ini, hanya beberapa orang tertentu saja yang diperbolehkan mempunyai senjata istimewa ini dan juga tentunya tidak boleh untuk sarana berbuat kejelekan.

c. Golok Ciomas Sebagai Cinderamata Wisatawan

Pada saat ini, para pengrajin dari golok di daerah Ciomas memproduksi golok yang dapat menjadi cinderamata bagi para wisatawan domestik maupun asing. Daerah ciomas sangat populer sebagai tempat pembuatan golok.

Oleh karena itu, golok terbesar didunia telah diproduksi di daerah ciomas. Golok raksasa ini diberi nama Golok Nyi Gede, nama golok ini merujuk kepada sebutan Nyi Kawungaten atau Ibunda Sultan Maulana Hasanuddin.

Golok raksasa dengan sebutan Nyi Gede ini mempunyai berat pada besinya sekitar 1.500 kilogram, berat pada gagang kayunya sekitar 250 kilogram dan juga berat rangkanya kurang lebih sekitar 250 kilogram. Jika ditimbang secara keseluruhan, berat dari golok raksasa ini mempunyai berat 2 ton.

Panjang dari golok raksasa ini yaitu 5 meter, sedangkan pada gagangnya mempunyai panjang 1,7 meter dan juga rangka golok ini mempunyai panjang sekitar 5,6 meter.

Tujuan dibuatnya golok raksasa ini yaitu sebagai kebanggaan penduduk Banten terhadap warisan-warisan budaya peninggalan nenek moyang Banten, selain itu juga sebagai simbol kekeluargaan.

Senjata Tradisional Banten Golok Sulangkar

Senjata Tradisional Banten

Golok Sulangkar merupakan salah satu golok keramat asli yang telah diwariskan dari budaya Banten, jenis golok sulangkar ini juga biasa digunakan oleh masyarakat Banten sebagai senjata pada saat melawan penjajah pada jaman dahulu.

Pada masa silam, orang Banten menggunakan Golok Sulangkar ini dengan cara mengoleskan racun ke bagian pedangnya dan juga racun yang di oleskan ini merupakan racun dari ulat tanah, kalajengking dan katak budug, sehingga efek dari serangan senjata ini sangat mematikan sekali.

a. Pembuatan Golok Sulangkar

Golok Sulangkar ini dibuat dari beberapa bahan jenis besi pilihan, seperti pada besi plat hitam yang dikenal dengan nama besi sulangkar, baja dan juga kikir bekas serta besi-besi lainnya yang mengandung besi yang sudah dipakai oleh orang-orang zaman dahulu. Besi kuno ini telah dipercayai oleh masyarakat Banten mengandung kekuatan supranatural.

Cara pembuatan dari senjata Golok Sulangkar ini cukup rumit, bahan-bahan dari besi pilihan ini disatukan terlebih dahulu dengan cara dibakar, lalu ditempa atau dipukuli menjadi satu lempengan besi, setelah itu dibentuk sesuai dengan ukuran yang telah diinginkan.

Setelah terbentuk menjadi sebuah golok, lalu difhinishing supata menjadi golok yang siap untuk digunakan. Gagang Golok Sulangkar ada yang terbuat dari bahan kayu dan juga yang berasal dari tanduk kerbau, semuanya itu tergantung pada selera serta kesukaan masing-masing.

Senjata Tradisional Congkrang (Arit) Banten

Senjata Tradisional Banten

Congkrang atau Arit merupakan salah satu senjata tradisional Banten yang bentuknya sedikit berbeda dengan bentuk Bedog, dimana pada bagian ujung dari senjata ini agak melengkung ke bawah.

Fungsi dari senjata Congkrang ini lebih biasa digunakan untuk menyabit rumput atau keperluan lain di kebun.

Senjata Tradisional Adat Banten Parang

Senjata Tradisional Banten

Parang Banten merupakan salah satu senjata tradisional dari daerah Banten, yang berfungsi selain sebagai senjata untuk melindungi diri, juga dapat digunakan sebagai alat untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari.

Pada umumnya, parang ini digunakan untuk membuat rumah yang berbentuk rumah panggung yang berasal dari bahan dasar bambu, parang ini biasa digunakan sebagai alat untuk memotong dan juga membelah bambu sebagai bahan dasar rumah panggung tersebut.

Penutup

Demikianlah sedikit pembahasan dari kami tentang Senjata Tradisional Banten, semoga dapat menambah wawasan kita akan kekayaan kebudayaan Nusantara dan juga dapat termotivasi untuk selalu melestarikannya.

Silahkan menambah wawasan anda tentang budaya yang yang di Indonesia dengan mengunjungi artikel yang sudah kami sediakan di halaman website. Sekian dan Terima kasih.

                                                               Senjata Tradisional Banten

Tinggalkan komentar